
7 Contoh Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 3 SD yang Wajib Dikuasai Siswa di Tahun 2026
Soal HOTS atau Higher Order Thinking Skills kini menjadi standar dalam kurikulum merdeka. Kemampuan berpikir tingkat tinggi ini penting untuk melatih siswa kelas 3 SD agar tidak hanya menghafal, tetapi juga menganalisis dan mengevaluasi.
Artikel ini menyajikan 10 contoh soal HOTS Bahasa Indonesia yang dirancang khusus untuk siswa kelas 3 SD. Setiap soal dilengkapi dengan pembahasan agar guru dan orang tua dapat mendampingi proses belajar dengan lebih efektif.
Apa Itu Soal HOTS dalam Bahasa Indonesia?
Soal HOTS adalah soal yang mengukur kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah. Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, soal HOTS tidak hanya menanyakan arti kata atau isi bacaan secara harfiah.
Soal jenis ini meminta siswa untuk menghubungkan informasi, menemukan pesan tersirat, atau memberikan alasan dari suatu pernyataan. Dengan demikian, siswa terlatih untuk berpikir logis dan sistematis sejak dini.
10 contoh soal HOTS bahasa indonesia kelas 3 sd
Soal 1: Menemukan Ide Pokok Paragraf
Bacalah paragraf berikut: “Hari ini cuaca sangat cerah. Siti dan teman-temannya bermain di taman. Mereka bermain ayunan dan perosotan. Siti sangat senang karena bisa bermain bersama.”
Pertanyaan: Apa ide pokok dari paragraf di atas? Jelaskan alasanmu memilih jawaban tersebut.
Pembahasan: Ide pokok paragraf adalah Siti dan teman-temannya bermain di taman. Alasan: semua kalimat dalam paragraf menjelaskan tentang kegiatan bermain di taman, mulai dari cuaca hingga perasaan senang.
Soal 2: Menyimpulkan Isi Cerita
Bacalah cerita pendek: “Kancil ingin menyeberangi sungai. Ia melihat buaya yang sedang tidur. Kancil berteriak, ‘Buaya, bangun! Ada perayaan besar di seberang sungai. Semua buaya diundang!’ Buaya pun terbangun dan memanggil teman-temannya. Mereka berbaris di sungai. Kancil melompat dari satu buaya ke buaya lain hingga sampai di seberang.”
Pertanyaan: Apa sifat tokoh Kancil dalam cerita tersebut? Berikan bukti dari cerita.
Pembahasan: Sifat Kancil adalah cerdik dan licik. Buktinya: ia berbohong kepada buaya dengan mengatakan ada perayaan besar padahal hanya ingin menyeberangi sungai dengan selamat.
Soal 3: Membandingkan Dua Teks
Teks A: “Budi suka membaca buku cerita setiap malam. Ia bisa membaca satu buku dalam dua hari.” Teks B: “Ani suka menggambar pemandangan. Ia sering menghabiskan waktu sore untuk menggambar di taman.”
Pertanyaan: Apa persamaan dan perbedaan antara Budi dan Ani dalam hal kegemaran?
Pembahasan: Persamaan: sama-sama memiliki kegemaran yang dilakukan secara rutin. Perbedaan: Budi gemar membaca buku, sedangkan Ani gemar menggambar. Budi melakukannya di malam hari, Ani di sore hari.
Soal 4: Menentukan Makna Kata dalam Konteks
Kalimat: “Ibu menanak nasi di dapur sambil menyanyikan lagu kesukaannya.” Pertanyaan: Apa arti kata ‘menanak’ dalam kalimat tersebut? Mengapa kata itu tepat digunakan?
Pembahasan: Arti kata ‘menanak’ adalah memasak nasi dengan cara merebus beras hingga menjadi nasi. Kata itu tepat karena subjeknya ‘ibu’ dan objeknya ‘nasi’, menunjukkan aktivitas memasak nasi di dapur.

Soal 5: Menyusun Kalimat Efektif
Kata-kata acak: “sekolah – pergi – Rina – ke – pagi – setiap” Pertanyaan: Susunlah kata-kata tersebut menjadi kalimat yang benar. Lalu, ubahlah kalimat itu menjadi kalimat tanya.
Pembahasan: Kalimat efektif: “Rina pergi ke sekolah setiap pagi.” Kalimat tanya: “Apakah Rina pergi ke sekolah setiap pagi?” atau “Kapan Rina pergi ke sekolah?”
Soal 6: Mengidentifikasi Pesan Moral
Cerita: “Semut dan Belalang. Semut bekerja keras mengumpulkan makanan sepanjang musim panas. Belalang hanya bernyanyi dan bermalas-malasan. Ketika musim dingin tiba, belalang kelaparan dan meminta makanan kepada semut. Semut memberinya makanan tetapi menasihati belalang agar rajin bekerja.”
Pertanyaan: Apa pesan moral yang dapat kamu petik dari cerita tersebut? Jelaskan dengan contoh dalam kehidupan sehari-hari.
Pembahasan: Pesan moral: kita harus rajin bekerja dan tidak bermalas-malasan. Contohnya: mengerjakan PR tepat waktu agar tidak menumpuk, atau menabung uang jajan untuk kebutuhan mendesak.
Soal 7: Menentukan Urutan Peristiwa
Peristiwa: (1) Rina menanam biji kacang hijau di kapas basah. (2) Setelah tiga hari, biji mulai berkecambah. (3) Rina menyiram kapas setiap hari. (4) Kecambah tumbuh menjadi tanaman kecil. Pertanyaan: Urutkan peristiwa tersebut dengan benar. Apa yang terjadi jika Rina lupa menyiram?
Pembahasan: Urutan: (1) menanam biji, (3) menyiram, (2) berkecambah, (4) tumbuh. Jika lupa menyiram, biji tidak akan berkecambah atau tanaman bisa mati karena kekurangan air.
Soal 8: Menghubungkan Sebab-Akibat
Kalimat: “Doni lupa membawa bekal ke sekolah. Saat jam istirahat, ia hanya bisa minum air putih.” Pertanyaan: Apa sebab dan akibat dalam kalimat tersebut? Berikan saran agar kejadian serupa tidak terulang.
Pembahasan: Sebab: Doni lupa membawa bekal. Akibat: ia tidak bisa makan saat istirahat. Saran: Doni sebaiknya menyiapkan bekal malam sebelumnya atau membuat catatan pengingat di tas.
Soal 9: Menilai Tindakan Tokoh
Cerita: “Beni menemukan dompet di jalan. Ia membukanya dan melihat ada uang serta KTP. Beni segera pergi ke alamat di KTP dan mengembalikan dompet itu kepada pemiliknya.” Pertanyaan: Apakah tindakan Beni sudah tepat? Berikan alasanmu dan ceritakan apa yang akan kamu lakukan jika berada di posisi Beni.
Pembahasan: Tindakan Beni sudah tepat karena jujur dan bertanggung jawab. Jika saya berada di posisi Beni, saya juga akan mengembalikan dompet itu karena itu adalah hak milik orang lain dan perbuatan jujur akan mendatangkan kebaikan.
Soal 10: Membuat Kesimpulan dari Bacaan
Bacaan: “Sampah plastik sangat berbahaya bagi lingkungan. Plastik sulit diurai oleh tanah. Jika dibakar, asapnya beracun. Lebih baik kita mengurangi penggunaan plastik dan beralih ke bahan ramah lingkungan seperti kain atau bambu.” Pertanyaan: Buatlah kesimpulan dari bacaan tersebut dalam satu kalimat. Lalu, sebutkan dua tindakan yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi sampah plastik.
Pembahasan: Kesimpulan: sampah plastik berbahaya bagi lingkungan sehingga kita harus menguranginya. Tindakan: membawa tas belanja sendiri dan menggunakan botol minum isi ulang.
Kesimpulan
Soal HOTS Bahasa Indonesia kelas 3 SD melatih siswa untuk berpikir kritis dan analitis. Dengan mengerjakan soal-soal seperti di atas, siswa tidak hanya memahami teks, tetapi juga mampu mengevaluasi dan mengaplikasikan pengetahuan.
Guru dan orang tua dapat menggunakan contoh soal ini sebagai bahan latihan di rumah atau di kelas. Latihan rutin akan membantu siswa terbiasa dengan pola pikir tingkat tinggi sehingga prestasi belajar mereka semakin meningkat.